Keindahan itu Bernama Persahabatan

Dulu, ade termasuk tipe orang yang cuek.
Cuek makan sambil jalan.
Cuek ngunyah permen karet sambil memelototi orang yang lewat.
Cuek raun-raun sepanjang jalan dari pasar Aceh sampai terminal, lalu muter ke Mesjid Baiturrahman, lalu ke pasar lagi. Sendirian aja tuh.
Cuek aja!

Bukan berarti ade tomboi lho, buktinya dari dulu hingga sekarang masih istiqamah (mudah-mudahan ke depan juga, amin!) berjilbab, pake rok panjang, dan akrab dengan segala perkakas dapur.

Ade juga bukan mafia, apalagi preman pasar. Habis malas saingan dengan preman-preman lain yang badannya big jumbo

Tapi, ade emang orang yang suka bertualang. Suka dengan aroma kebebasan, tentunya kebebasan yang disukai Allah dan RasulNya dong. jadi gak asal main nabrak aja sebebas-bebasnya.
Nah, bagi ade dulu nih. sahabat itu cuma menjadi pengekang yang namanya kebebasan. Apalagi sahabat cewek. Bawaannya manja mulu. Ke kamar mandi harus ditemani, diajak jalan harus pake payung, trus harus bawaannya jaga sopan santun, gak bisa diajak ngoboi! Apalagi ngambing (jadi kambing yang makan sampe jalan). Kalo ade mah, so what gitu lho?

Eits, itu duluuu....!

Sekarang? Hemm... harus dikoreksi kali ya?

Udah ikut kajian, ikut liqo' sana sini. Ambil kegiatan sana-sini. Diajarin deh. Muslimah kudu gini, kudu gitu. Biar Allah cinta!
OOO.... Bulet.

Belajar jadi feminin lagi. baru nyadar makan sambil jalan bukan cuma gak sopan, tapi juga gak nyunnah! Belajar ini itu. Dan akhirnya belajar juga. Persahabatan itu perlu!

Ehm, intinya nih, sahabat tuh ternyata bukan cuma untuk jalan-jalan, ke kamar mandi bareng, ataupun belajar bareng aja. Tapi sahabat itu... semuanya!

Pengingat saat lalai...
Penyemangat saat putus asa...
Penyedih saat riang...
Juga pentraktir saat gak punya uang. hehe...

Terutama tuh, pilihlah sahabat yang baik! Karena Rasulullah juga bilang lihatlah seseorang itu dari sahabatnya. jadi kalo sahabat itu baik, insya Allah kita ikutan baik. 
TApi bukan berarti pilih sahabat kaya biar kita kecipratan traktiran ya. hehe...
Yang baik menurut Allah dan RasulNya dunk!
Yang MEMBUAT menjadi BENAR, bukan MEMBENARKANMU!

JAdi, ketika ade telah menemukan persahabatan itu. Rasanya... indah.
Ya... Indah.

Ketika sakit, mereka rela berpanas-panas nganterin kue. bukaan... maksudnya nganterin empati, simpati, dll. Persahabatan itu juga terjalin melalui hal-hal yang ade gak duga sebelumnya. Email, SMS, Comment di Multiply... banyaaak banget....

Jadi ade bisa cuek sang sahabat pakai payung saat jalan bareng.
Bisa nyegir sapi saat mereka minta ditemani ke kamar mandi atau toilet.
Juga tertawa saat mereka minta dianterin ke perpus yang jaraknya cuma 2 meter tapi banyak cowok berangasan di depannya.

Karena Persahabatan itu memang Indah...

Buat semua sahabatku atau yang merasa sahabat, atau yang mau jadi sahabat... You are my inspirations...



Ibunda, Kenapa Engkau Menangis

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.
Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.
Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.
Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.
Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada
bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan
jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.
Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".
Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup



Saat BAtu Tidak Enggan tuk berbicara


"Umat ini tidak akan pernah memiliki kemuliaan dan meraih kemenangan kecuali dengan Islam. Tanpa Islam tidak pernah ada kemenangan. Kita selamanya akan selalu berada dalam kemunduran sampai ada sekelompok orang dari umat ini yang siap menerima panji kepemmpinan yang berpegang teguh kepada Islam, baik sebagai aturan, prilaku, pergerakan, pengetahuan, maupun jihad. Inilah satu-satunya jalan. Pilih Allah atau binasa!"

Siapakah mujahid yang begitu garang dalam mengobarkan semangat dakwah dan jihad seperti itu?

Ialah sang syuhada. Syaikh Ahmad Yassin (semoga Allah merahmatinya).

Ijinkan saya bercerita sedikit tentang beliau. tidak ada mata yang tidak gerimis saat mengenangnya. Dengan fisiknya yang lemah, kakinya yang lumpuh, dan sebelah mata yang terancam kebutaan, Allah telah memilihnya. sebagai pejuang agamaNya.

Ia adalah masa lalu, masa kini, dan masa depan Palestina. Ialah sang mujahid yang menjadikan tiap batu dan debu di PAlestina dapat berbicara, dan menjadi kekuatan yang dapat melumat tiap tank dan peluru tentara Israel.

Syeikh Ahmad Yasin adalah penjelmaan sadar atas ayat Qs. 9;91-92. Kaum lemah seperti bayi, anak-anak, perempuan, para jompo terbebaskan dari kewajiban bertempur di jalan Allah. Tetapi mereka sama sekali tak terbebaskan dari
‘bertulus hati mencintai, menaati dan mengutamakan Allah dan Rasul-Nya serta berazam untuk membela-Nya kapan saja hal itu dimungkinkan. Adakah kejujuran yang melebihi kesedihan mereka yang datang menyerahkan jiwa raga ke jalan Allah tanpa mampu melengkapi diri dengan keperluan bertempur, lalu “…. Engkau (hanya dapat) mengatakan kepada mereka: ‘Aku tak mendapatkan (biaya membeli kendaraan untuk) mengangkut kalian. Mereka-pun berlalu dengan genangan air mata karena sangat berduka“ (Qs. 9:92).


‘Ia adalah nama generic’, tulis seseorang di sebuah situs internet. Saya setuju itu, karena memang sebelum dan sesudahnya akan tetap ada ikon-ikon kejujuran, pengorbanan dan harga diri yang terus hidup, bahkan sesudah roket-roket menghancurkan jasad mereka. Berpuluh tahun kematian enggan menjemputnya, sampai pada usia sesenja ini, ijabah atas kerinduan syahidnya terbukti. Ia bagaikan Umar bin Khattab yang di bulan wafatnya dan di saat tikaman melumpuhkannya berdoa, "Ya ALLAH, telah tua usiaku, semakin melemah tanagaku. Maka karuniakan daku syahid di Jalan-Mu dan jadikan syahid itu di negeri Nabi-Mu."

Pesan Terakhir Sang Syuhada-Syaikh Ahmad Yassin

Syaikh Ahmad Yasin pemimpin Hamas yang gugur hari Senin lalu telah menegaskan
bahwa bumi Palestina adalah bumi Islam Arab yang telah dirampas dengan kekuatan
senjata oleh Zionis, dan ia tidak akan kembali lagi ke pangkuan Palestina
kecuali dengan kekuatan senjata juga
. Dia menegaskan bahwa tanah Palestina
adalah tanah wakaf Islam yang tidak bisa terlepas begitu saja.




Syaikh menegaskan bahwa meski hanya sejengkal, kita tidak boleh melepaskan bumi
Palestina walaupn rakyat Palestina saat ini belum memiliki kekuatan (militer)
yang memadai untuk membebaskannya
. Syaikh Yasin menambahkan bahwa jihad di
Palestina adalah haq dan disyari'atkan bagi rakyat Palestina, dan itu adalah
fardhu ain bagi setiap muslim dan muslimah. Adapaun tudingan dari musuh Allah
bahwa perjuangan itu dianggap sebagai aksi teroris adalah sebuah kezhaliman yang
besar yang akan ditentang oleh rakyat Palestina dan seluruh bangsa Arab serta
umat Islam
. Beliau juga meminta agar para pemimpin Arab bersikap tegas dan nyata
untuk memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.




Syaikh Yasin berkata,"Rakyat kami sedang terjun dalam perjuangan yang keras,
maka selayaknya dan sepantasnya mendapatkan berbagai bentuk bantuan dan dukungan
dari para pemimpin ummat. Palestina butuh bantuan ekonomi untuk menegakkan
ketinggiannya, karena seluruh sarana kehidupan vital telah dihancurkan oleh
Zionis. Palestina butuh bantuan militer, keamanan, penyiaran, dukungan moril dan
diplomasi serta bentuk bantuan lainnya yang dapat mendukung untuk tercapainya
tujuan jihad. Dalam risalahnya Syaikh juga meminta agar para pemimpin dan pemuka
menghentikan segala bentuk kegiatan yang ada kaitannya denga Zionis, menutup
kantor kedutaan dan konsulatnya, menutup kantor-kantor perusahaannya dan
negara-negara Arab melakukan pemboikotan serta memutuskan segala bentuk hubungan
dan kerja sama dengan mereka.




Diterjemah dari www.islamtoday.net


Tangan-tangan Tuhan

Tuhan punya tangan-tangan di bumi ini. Tangan penjaga hukum-hukumNya. Juga tangan penjaga keadilannya. Tangan Tuhan bukan tangan manusia yang lemah. TAk ada yang mampu menyingkirkan tangan Tuhan dari muka bumi. Jika mereka pikir mereka sanggup. Lakukan saja!!! Tuhan punya pembela agamaNya di muka bumi ini. Siapa yang sanggup melawan kebesaran Tuhan dan pembelaNya di muka bumi ini? Tuhan punya mata-mata. Yang selalu ada... Saat yang lain tiada...

Bye... Broken HEart!!!

Aku tidak ingin menunggu lagi!!! Cinta Pertamaku sudah berakhir, jika benar ia cinta pertamaku. Ia orang yang terlalu sempurna untukku. Mungkin lebih baik jika sejak awal aku tidak menunggu untuk perasaan yang tidak pasti (perasaannya aja gak pasti. gimana selanjutnya?) Kuucapkan selamat tinggal untuk hatiku yang porak poranda dan selamat datang untuk hidupku yang penuh semangat. That Time to GO ON!!!

MErdEKA???

Aku terkesan banget dengan renungan "Menghayati 100 tahun kebangkitan nasional" yang sekarang sering banget ditayangin di layar kaca. isinya sederhana, tapi punya "sesuatu". gak sekedar omong kosong para poliTIKUS.

Bangkit itu susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu takut
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya

Bangkit itu mencuri!
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi!

Bangkit itu malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu tidak ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku
Untuk Indonesiaku



Pantas aja bangsa kita gak bangkit2. Wong yang diomongin semuanya gak ada :)